banner

Jumat, 04 Maret 2011

HPL Finishing

Pilihan Material  untuk Kitchen Set Anda

Kitchen set yang indah itu antara lain juga ditentukan oleh finishingnya. Finishing selain membuat kitchen set jadi indah, juga dapat melindungi bahan dasar kitchen set dari kerusakan.
Ada beragam pilihan finishing bisa dipilih. Di antaranya pelitur, melamik, cat, atau pelapisan dengan material sintetis. Setiap pilihan memiliki kelebihan masing-masing. P elitur, menjadikan urat-urat kayu kitchen set terekspos lebih menonjol. Finishing menggunakan pelitur dapat dilakukan dengan menguaskan cairan pelitur atau menyemprotkannya ke permukaan kayu. Untuk hasil ya ng rapi dan rata, proses penyemprotan tentu lebih baik. Demi hasil yang lebih baik lagi, maka pastikan kayu yang menjadikan bahan dasar kitchen set itu memiliki permukaan yang rata dan urat yang artistik.
Melamik merupakan jenis finishing yang juga banyak dipergunakan pada kitchen set . Jika pelitur menggunakan spirtus sebagai pengencer, maka melamik menggunakan thinner. Proses aplikasinya biasanya disemprotkan menggunakan alat bantu kompresor. Seperti halnya pelitur, menggunakan melamik ini, serat kayu pada material masih tetap terlihat. Namun berhati-hatilah jika menggunakan melamik sebagai material finishing untuk kitchen set . Melamik merupakan zat beracun yang mungkin mengkontaminasi bahan makanan. Racun pada melamik juga dilepaskan dalam bentuk gas dan sangat berbahaya bila terhirup.
Cat juga merupakan jenis bahan finishing. Untuk hasil terbaik, cat sebaiknya disemprotkan ke permukaan material. Cat dan cat duko ini bisa untuk mem-finishing bahan kitchen set dari kayu dan logam. Finishing dengan cat juga dapat dilakukan dengan menggunakan kuas. Kelemahan pengecatan dengan kuas adalah sangat mengandalkan keterampilan mengaplikasikannya. Prosesnya pun bisa jadi lama, karena tergantung orang yang menguaskannya.
Melapis lebih mudah dan cepat
Teknik finishing yang lain adalah pelapisan atau penutupan material utama dengan bahan lain. Dengan pelapisan, tampilan bahan dasar kitchen set akan tertutup dan tak terlihat lagi. Beberapa pelapis yang dapat dipilih antara lain: veneer, HPL (High Pressure Laminate ), kaca, dan logam.
Veneer adalah lembaran kayu yang dipotong tipis. Bahan ini terbuat dari sayatan serat kayu kualitas tinggi. Veneer terbuat dari kayu nyatoh, kayu jati, dan jenis kayu berkualitas tinggi lainnya. Veneer diaplikasikan dengan cara merekatkannya menggunakan lem ke permukaan kayu. Veneer seringkali terkelupas jika terkena air atau udara lembap.
Bahan lain yang juga dilapiskan adalah HPL. HPL adalah bahan plastik tipis (formika). Ada yang bermotif ada yang polos. Di pasaran, bahan ini dikenal dengan takon, walau sesungguhnya takon itu adalah sebuah merek. Aplikasi HPL tak berbeda dengan veneer, yakni dengan merekatkannya menggunakan lem. Karena itu, aplikasi HPL juga mudah terkelupas jika terkena air dan udara lembap.
Untuk hasil yang lebih berkesan modern dan mahal, dapat dipergunakan pelapis dari logam (stainless steel ) atau kaca. Logam stainless steel dan kaca juga memberi nuansa futuristik. Sebagai pelapis kitchen set , dapat dipergunakan logam stainless steel dalam bentuk lembaran. Ketebalannya 0,1mm-2mm. Stainless steel direkatkan pada bahan dasar kitchen set menggunakan perekat khusus atau dengan cara menyekrupkannya.
Yang sekarang juga banyak dipergunakan adalah kaca. Bidangnya, yang mengilap dan tembus pandang, membuat kaca sering digunakan sebagai pelapis pintu atau laci kabinet. Selain itu, kaca juga dipergunakan untuk melapis bidang bidang pintu, laci, back panel ,dsb. Karena memiliki sifat yang mudah pecah dan tajam, berhati-hatilah menggunakan kaca sebagai finishing kitchen set. Pilihlah jenis kaca yang tak rentan pecah, misalnya menggunakan kaca tebal minimal 10mm/. Yang lebih baik lagi, gunakan kaca tempered yang faktannya lebih kuat dan lebih aman dibandingkan kaca biasa. 
Pada akhirnya pilihan ada di tangan anda. Mana jenis finishing yang anda sukai dengan kelebihan & kekurangannya.
HPL sendiri akhir-akhir ini menjadi pilihan & banyak dipakai sebagai bahan finishing. Selain banyak pilihan motif, pengerjaan finishing dg bahan ini relatif lebih mudah dan cepat.